Mengapa Saya Pilih Studi Ke Taiwan? Peringkat 4 Terbaik Pendidikan Asia

Ketika hendak kuliah, penentu utama tentunya mau pilih program studi apa dan di universitas mana? Demikian juga waktu saya pilih studi ke Taiwan.

Pertama-tama saya memiliki impian untuk memiliki perkebunan sendiri. Saya sudah pelajari bahwa banyak universitas di Indonesia menawarkan program studi tsb, namun kebanyakan lebih bersifat teoritis. Setelah melihat silabus manajemen teknologi pertanian yang ditawarkan oleh guru Mandarin saya di INTAC (Indonesia Taiwan Academy), saya melihat program studi ke Taiwan yang ditawarkan jauh lebih lengkap mencakup teori dan praktik.

Selain itu, dari presentasi INTAC, saya melihat bahwa para dosen di universitas Taiwan rata-rata memiliki latar belakang pendidikan S3 atau profesor, yang mana ini berarti mereka pasti  memiliki banyak pengalaman mengajar, lakukan penelitian dan menulis hasil karya dari praktik kerja penelitian mereka di lapangan. Dengan demikian, saya pikir akan dapat belajar banyak langsung dari tempat kuliah serta dari para dosen sekaligus.

 

Studi ke Taiwan di National Pingtung University

 

Universitas di Indonesia banyak memberikan pelajaran mengenai etika dalam bekerja dan bermasyarakat, akan tetapi pada kenyataannya di kehidupan bermasyarakat praktik etika sudah hilang.  Di Taiwan, saya pelajari bahwa etika tidak diberikan sebagai mata pelajaran sekolah semata-mata, namun tingkah laku orang Taiwan dalam keseharian sudah mencakup praktik etika. Contoh sederhananya, orang otomatis mendahulukan orang tua dalam fasilitas umum, mempersilahkan orang lebih tua untuk makan terlebih dahulu, memberikan salam hormat kepada guru atau dosen, anak-anak atau orang lebih muda menyapa dengan kata ramah serta santun  kepada orang tua atau senior, orang tua mempraktikkan pendidikan keluarga, guru atau dosen mengajar dengan penuh perhatian, peduli dan bersifat selalu membantu  para muridnya.

Selain itu,  dengan studi ke Taiwan, saya bisa belajar bahasa Mandarin tradisional sekaligus adat budaya Chinese. Jadi saya bisa menelusuri asal usul leluhur saya, pelajari nilai-nilai baik, sekaligus mempelajari manajemen teknologi pertanian Taiwan yang lebih maju.

Begitu lulus nanti, saya berharap semua waktu, tenaga, uang dan usaha yang saya curahkan dalam studi di Taiwan akan memberikan hasil optimal terutama dalam bidang pengetahuan, ketrampilan, bahasa Mandarin, wawasan, jaringan persahabatan atau kenalan dan kesempatan kerja di perusahaan internasional serta mencoba wiraswasta.

Demikianlah hal-hal yang saya sebutkan diatas mengapa saya memilih studi ke Taiwan.